Share |

Selasa, 16 Agustus 2011

kecemburuan kristen



“Sebenarnya, diam diam Kristen menaruh cemburu pada Kebenaran Islam, bahwa Alquran sejak 1500 Tahun lalu masih tetap asli. Tapi, walau cemburu buta, Kristen menuduh Islam adalah agama sesat, tapi mengapa Kristen harus memalsukan Alquran, kalau memang Islam dianggab agama sesat?“
Bukti cemburuan Kristen adalah, tindakan Pendeta-pendeta Kristen seperti DR Anish Shorros yang memalsukan Alquran“ Sementara di Pihak Islam, Tidak ada satu pun Kyai, Ustadz, Ulama Besar ada yang memalsukan Injil. Konyolnya, yang suka memalsukan Bible adalah pendeta pendeta kristen itu sendiri.. Alasannya sih “merevisi Bible” agar mudah di pahami dan dimengerti, tapi pada faktanya dengan semerta merta mengubah isinya dengan sangat berani. Seperti contoh, mengganti BABI menjadi BABI HUTAN.
“Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?” (QS 2:75 )
Sungguh aneh sikap Kristen ini, Bible sudah palsu, masih dipalsukan lagi dan dilakukan secara terus menerus. Misi pemalsuan ini bukan untuk menyesatkan Umat Islam, tapi justru menyesatkan umat kristen itu sendiri terutama bagi Kristen yang masih awam dan baru membaca Alkitab. Mengapa mereka tidak takut pada dosa, dengan sengaja melecehkan produk Tuhan nya? (Yesus toh menebusnya, enaak tenan)
Ada lagi rumor yang di sebar secara keji oleh kristen yang cemburu pada Alquran, bahwa “Alquran menjiplak” Bible, Fakta ini sangat konyol bukan? mana mungkin Alquran dalam bahasa arab, mencontek Injil yang berbahasa Yunani yang berupa saduran? padahal bible asli di tulis dalam bahasa Ibrani, dan sudah musnah. Selain itu, kitab Original Alquran akan menjiplak Injil yang isinya babak-belur?
Bukti kecemburuan Gereja, seperti yang dilakukan DR Anis Shorros.
Bahwa DR Anis Shoros akan membuat Kitab untuk menyaingi Al-quran dengan alasan :
1. Bahwa al-quran bukan wahyu Allah tetapi buatan Muhammad, siapapun bisa membuat Al-quran termasuk dirinya.
2. Ingin mementahkan jaminan Allah yg tertulis dalam ayat al-quran bahwa Al-quran akan selalu terjaga keasliannya hingga hari kiamat, nyatanya al-quran bisa dipalsukan oleh Anis Shoros.
Padahal Al-quran mempunyai kata kunci berupa huruf-huruf yang disebut sebagai ayat mutasyabhiat (alif lam mim, dsb) dimana jumlah huruf-huruf tersebut pada tiap suratnya selalu berkelipatan 19 sehingga tidak ada siapapun di seluruh jagad raya ini bisa membuat yang serupa dengan al-quran. yang membuktikan bahwa al-quran yang diturunkan kepada nabi muhammad ini tidak dapat dirubah, jika dirubah maka kelipatan angka 18 akan berubah pula dan itu tidak pernah terjadi.
Menurut data-data, keempat surat palsu yang bernama al-iman, at-tajassud, al-wasaya dan al-muslimoon yg terangkum dalam al-furqan ini pertama kali dimuat dalam situs www.thequran.com namun kemudian situs ini ditutup, sekarang surat-surat palsu tersebut kembali dimuat dalam situs www.geocities.com/hollywood namun juga telah ditutup.
Wujud Kecemburuan yang nekat, Kristen membuat Qosidahan ala Yesus
Biasanya, syair qosidah berisi tentang dakwah dan peringatan bagi umat Islam. Meski bukan warisan Nabi, qosidah yang digemari kebanyakan umat Islam Indonesia ini identik dengan budaya Islam. Tapi, para penggemar qosidah. Walau cuma “budaya islam” kristen ternyata seneng juga.
Salah satunya dilakukan oleh seorang penginjil asal Lamongan, Jawa Timur. Ia merilis album qosidah ala Kristen yang berisi enam lagu berbahasa Arab, dua lainnya berbahasa Indonesia dan Ibrani. Keenam lagu berbahasa Arab itu berjudul “Isa Almasih Qudrotulloh, Allahu Akbar, Laukanallohu Aba’akum, Isa Kalimatullah, Ahlan Wasahlan Bismirobbina, Nahmaduka Ya Allah”.
Pada sampul kaset yang berdurasi 40 menit, terdapat hiasan kaligrafi khas Arab yang melingkari kata Ta’alau ilayya. Masyarakat awam bisa terkecoh dan menganggap sebagai kaligrafi al-Qur’an. Padahal, kaligrafi ini berbunyi : “Ta’alauu Ilayya ya jamili’al mu’tabiina watstsaqiilii al-ahmaali qa ana urihukum.”. Kalimat ini adalah terjemahan bahasa Arab Injil Matius 11:28-30, “Marilah kepadaku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Dalam pengantarnya, sang vokalias yang mengaku sebagai mantan ustadz dari Lamongan itu menulis, “Syukron Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yesus karena begitu besar kasih karunia-Nya sehingga album ini bisa terselesaikan dengan baik tanpa halangan suatu apapun. Kami sangat berharap, dengan album bahasa Arab ini, bisa menjadi berkat untuk semua kalangan dan dapat dimengerti serta diterima oleh semua masyarakat. Selain daripada itu, dengan lagu bahasa Arab ini semoga bisa mengubah paradigma masyarakat akan kekristenan secara benar.”
Jelas sudah, lagu Kristen berirama padang pasir ini bertujuan menjajakan ajaran Kristen dan doktrin Ketuhanan Yesus pada semua orang. Langkah ini salah besar, karena bertentangan dengan ajaran Yesus.
Yesus tak pernah memerintahkan para muridnya untuk memanjatkan puji syukur padanya. Injil Lukas mengisahkan, seorang pengemis tuna netra di Yerikho yang disembuhkan Yesus dengan izin Allah hingga bisa melihat, bergembira dengan bersyukur pada Allah, bukan pada Yesus :
(Injil Lukas 18:35-43). Seluruh rakyat yang menyaksikannya pun turut memuji-muji Allah, bukan Yesus. Ketika memasuki kota Yerusalem dengan mengendarai keledai, Yesus diiringi murid-muridnya dengan gembira seraya memuji Allah, bukan Yesus (Lukas 19:35-37).
“Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan” (Daniel 2:20)
Pada side A di mulai dengan lagu “Isa Almasih Qudrotulloh”. Liriknya antara lain berbunyi, “Isa Almasih Qudrotulloh. Lianna fiihi a’laanallohu. Ana huwa thooriiqu walhaqqu walhabaatuhu. Laa baaji’uu ahadun ilal aba illa bib” . Dalam album ini, kalimat tersebut diartikan :
“Isa Almasih kekuatan Allah, di dalam dia nyata kebenaran-Nya. Akulah jalan, kebenaran dan hidup, tak seorangpun yang datang kepada Bapa tanpa melalui aku.”
Sebenarnya, mengapa sih umat Kristen secara kasat mata selalu menuduh agama Islam sesat, Nabi Muhammad adalah nabi palsu dan Alquran adalah karangan Muhammad sendiri, tapi fakta di lapangan sangat berbeda, mirip cerita roman picisan, walau di mulut berkata benci, tapi dalam hati malah mencintai……Gereja oh gereja.
Islam lebih memuliakan Yesus daripada kristen, bahwa Islam mengatakan yesus sebagai Nabi ( FAKTA ), Dalam Kristen Yesus dianggap Tuhan (FITNAH KEJAM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

yang mau koment silahkan.....